Rabu, 04 April 2012

BPK Temukan Kerugian Negara Rp13,25 Triliun

NAMA : ARIEN KURNIAWAN
NPM    : 21210064
KELAS: 2EB20


     Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melalui hasil pemeriksaan laporan pada semester II 2011 menemukan 4.941 kasus ketidakpatuhan senilai Rp13,25 triliun yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian dan kekurangan penerimaan.

“Dari temuan tersebut, telah ditindaklanjuti oleh entitas yang diperiksa dengan penyetoran ke kas negara, daerah maupun perusahaan senilai Rp81,71 miliar,” kata Ketua BPK Hadi Poernomo dalam menyampaikan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan BPK RI semester II 2011 di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa.

Menurut Hadi, adapun rincian penyetoran entitas senilai Rp81,71 miliar tersebut yaitu temuan kerugian senilai Rp35,99 miliar, potensi kerugian senilai Rp9,53 miliar dan kekurangan penerimaan senilai Rp36,17 miliar.
Sedangkan temuan pemeriksaan berupa ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan, katanya, tercatat sebanyak 1.056 kasus senilai Rp6,99 triliun.
“(Secara keseluruhan) Hasil pemeriksaan BPK yang dilaporkan dalam ikhtisar hasil pemeriksaan menemukan sebanyak 12.612 kasus senilai Rp20,25 triliun,” katanya.
Hadi menjelaskan, BPK juga tela melaksanakan pemeriksaan keuangan atas 158 Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2010 serta delapan laporan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas dua entitas, opini wajar dengan pengecualian (WDP) atas 70 entitas, opini tidak wajar atas 14 entitas dan opini tidak memberikan pendapat atas 72 entitas.
“Secara umum opini LKPD menunjukkan kenaikan proporsi opini WTP dan WDP, hal ini menggambarkan adanya perbaikan sistem pengelolaan dan tanggung jawan keuangan daerah khususnya dalam pencatatan dan pelaporan keuangan daerah,” katanya.

Namun, ia mengatakan sistem pengelolaan keuangan negara masih membutuhkan pembenahan karena efektivitas sistem pengendalian internal (SPI) pemerintah daerah masih banyak yang belum optimal.
“Kelemahan pengendalian intern dalam pengelolaan keuangan negara pada umumnya meliputi permasalahan kurang tertibnya penyusunan dan penerapan kebijakan, lemahnya pengendalian fisik atas aset, kelemahan pengelolaan dan pengendalian atas kas daerah, serta pencatatan transaksi yang kurang akurat dan tepat waktu,” katanya.

Hadi menambahkan pemeriksaan terhadap 158 LKPD tersebut menemukan 1.796 kasus kelemahan SPI dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian dan kekurangan penerimaan senilai Rp1,72 triliun atas 2.585 kasus.

“Dari temuan tersebut, telah ditindaklanjuti dengan penyetoran ke kas negara atau daerah selama proses pemeriksaan senilai Rp19,1 miliar,” ujarnya.

Objek pemeriksaan BPK pada semester II 2011 terdiri atas entitas pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD dan BHMN/BLU yang mengelola keuangan negara yang seluruhnya berjumlah 927 objek pemeriksaan.

Pencucian Uang Berdampak Global

NAMA : ARIEN KURNIAWAN
NPM    : 21210064
KELAS: 2EB20

 
Kasus pencucian uang tidak bisa dipandang hanya melalui satu bidang ilmu. Kini kasus tersebut harus dilihat dengan multidisiplin dan berdampak global.  

Hal ini disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Muliaman D Hadad, dalam penandatanganan naskah kerja sama antara Bank Indonesia, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia untuk pendirian Pusat Kajian Anti Pencucian Uang Indonesia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (29/7/2011).  

“Pencucian uang ini sudah multidisiplin. Jadi bukan lagi hanya persoalan hukum dan juga bukan hanya persoalan ekonomi,” ujar Muliaman.  

Bahkan, ia menuturkan, pencucian uang telah menjadi suatu ilmu tersendiri di sejumlah negara. Ini mengingat pencucian uang terjadi bisa melibatkan aspek hukum, ekonomi, hingga psikologis. 
Selain multidisiplin, pencucian uang yang juga sering berkaitan dengan terorisme (terorist financing) telah menjadi isu global. Kasus ini menjadi bagian pembahasan dalam pertemuan G-20. “Salah satu agenda G-20 juga mengedepankan pentingnya kepatuhan negara-negara anggota G-20 terhadap penerapan prinsipal ini,” tambahnya.  

Karena multidisiplin dan global ini, lanjut Muliaman, maka perlu ditanggapi dengan pembentukan strategi nasional dan wadah untuk mengkajinya. “Tidak hanya strategi nasional, perlu juga mungkin wadah di mana kita bisa membangun penyamaan persepsi dan komitmen, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Penyamaan persepsi ini pun harus meliputi kalangan perbankan dan pembiayaan mikro. 
Dengan itu, ia menyambut baik terbentuknya pusat kajian yang akan terletak di Fakultas Hukum UI, Depok, Jawa Barat.  

Berdasarkan data PPATK, jumlah laporan transaksi keuangan yang mencurigakan yang dilaporkan penyedia jasa keuangan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Hingga Juni 2011, terdapat 10.690 laporan transaksi keuangan mencurigakan, yang dilaporkan oleh 359 penyedia jasa keuangan.

Kasus BI Tak Akan Pengaruhi Ekonomi Indonesia


NAMA : ARIEN KURNIAWAN
NPM    : 21210064
KELAS: 2EB20



Kasus aliran dana Bank Indonesia (BI) ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yang menyeret Gubernur BI dan dua pimpinan lainnya menjadi tersangka, tak akan memengaruhi perekonomian Indonesia. Tim Ahli Ekonomi Kerakyatan UGM, Ichsanuddin Noorsy mengatakan, BI merupakan lembaga yang tidak tergantung pada individu.
Hal tersebut diungkapkan Ichsan, saat ditemui usai diskusi "Pertaruhan Kredibilitas BI", di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2).
"Roda ekonomi Indonesia sudah terpengaruh sejak pemerintah mengalami kegagalan dalam konteks mengantisipasi ekonomi global. Kalau kasus dengan BI sekarang, beda. Kasus ini nggak ada pengaruhnya ke ekonomi, karena suatu lembaga tidak tergantung individu. Saya tahu betul, sistem kelembagaan BI tidak terpengaruh dengan posisi seorang Gubernur-nya," papar Ichsan.
Ichsan kemudian mencontohkan, dalam catatannya, seorang Deputi Gubernur pada tahun 2006 melakukan perjalanan ke luar negeri sebanyak 153 hari dari total 300 hari kerja selama setahun.
"Burhanuddin Abdullah, dalam satu tahun mungkin bisa 60 sampai 70 hari ada di luar. Jadi ada masalah soal itu. Kita belum bicara biaya ya, kalau bicara berapa biaya yang dihabiskan bisa gila lagi! Kita baru bicara delegasi wewenang, sudah biasa, jadi nggak akan terpengaruh juga," lanjut dia.
Oleh karena itu, kata Ichsan, ia mengingatkan agar jangan melihat kasus yang menyeret pimpinan BI ini secara sederhana. "Jangan terpengaruh pada persoalan seolah-olah sebuah lembaga tergantung pada sebuah individu. Atau ibaratnya seolah-olah negara ini tergantung pada Mantan Presiden Soeharto, tidak bisa begitu, Sistem kelembagaan, sistem kenegaraan harus tetap berjalan,"

Demonstrasi Bisa Lemahkan Rupiah ke Rp9.200/USD

 NAMA  : ARIEN KURNIAWAN.H
NPM     : 21210064
KELAS : 2EB20


JAKARTA - Persoalan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang masih belum menemukan titik temu diprediksi menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

"Isunya lebih kuat isu domestik, banyak aksi demonstrasi, jadi lebih dominan dibanding isu eksternal. Support Ressistance nya kuat berada di level Rp9.200 per USD," kata analis valuta asing, David Sumual saat dihubungi okezone di Jakarta, Selasa (27/3/2012).

Menurutnya, apapun keputusan pemerintah terkait kebijakan BBM bersubsidi, juga dipengaruhi pasca kenaikan tersebut terhadap Indeks Harga Konsumen (IHK). "Tergantung juga pengumuman inflasi dibanding dengan sebesar apa pengaruhnya sebelum kenaikan BBM. Maret ini sudah mulai tampak," tandasnya.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 April sebesar Rp1.500 per liter. Kebijakan tersebut, telah menuai berbagai protes keras di seluruh Indonesia. Imbasnya, dalam beberapa hari terakhir demonstrasi menentang kebijakan menaikkan BBM bersubsidi pun marak dilakukan.

Sementara dari kondisi eksternal, masih belum adanya perbaikan yang pasti tidak akan mempengaruhi pergerakan dolar AS. Meskipun, ada sinyal postitif dari perbaikan rilis data di Amerika Serikat (AS) serta bisnis confidence di Jerman yang membaik. "Itu tidak banyak pengaruhnya," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, pada penutupan perdagangan sore kemarin, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami pelemahan. Meski dolar AS juga melemah, namun rupiah tertekan oleh maraknya sentimen negatif dalam negeri.

Kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatatkan rupiah berada di kisaran Rp9.181 per USD dengan rata-rata perdagangan harian Rp9.135-Rp9.227 per USD. Sementara mengutip Bloomberg, rupiah berada di Rp9.175 per uSD, dengan rata-rata perdagangan harian Rp9.158-Rp9.223 per USD.


http://economy.okezone.com/read/2012/03/27/278/600153/demonstrasi-bisa-lemahkan-rupiah-ke-rp9-200-usd

Sabtu, 14 Januari 2012

Kata-Kata Bijak yang ada di Angkot

Kata-Kata Bijak yang ada di Angkot





* TABAH MENANTI
* Anda butuh waktu, kami butuh uang
* Naik Gratis, Turun Bayar
* JANGAN DINIKAHI BILA SEGEL RUSAK
* CINTAMU TAK SEMURNI BENSINKU
* CINTAMU TAK SETULUS CINTA EMAK GW
* SPONGE DONG
* BURONAN MERTUA
* BERSATU DI PANGKALAN BERSAING DI JALANAN
* Bercinta di Bis Berpisah di Terminal
* STREET FIGHTER
* PUTUS CINTA sudah biasa, PUTUS ROKOK merana, PUTUS REM matilah kita
* Cintaku Berat Di Bensin
* Mencari nafkah demi desah
* Bukan salah ibu mengandung, salah bapak nggak pake sarung
* Lupa namanya, ingat rasanya
* Enak tapi dosa
* Istri goyang suami basah
* Pergi karena tugas, pulang karena beras
* Besar di rantau, tua di jalan
* Tak sehina yang kau duga
* Cinta ditolak dukun terbahak
* Pulang malu, tak pulang rindu
* Cinta putus, kimpoipun tak jadi
* ABANG YANG ENAK ADE YANG BERANAK
* Demi kau dan si buah hati
* Sesama kendaraan umum dilarang saling mendahului
* Tangis hari ini, senyum hari esok yang lebih cerah
* !!! SEKARANG BAYAR, BESOK GRATIS !!!
* LONG STREET OF MEMORY [Sepanjang jalan kenangan]
* e=mc2 = enjoy=makan cuma-cuma
* Jagalah jandamu = jagalah jarak anda
* KASET = Kenanglah Aku Sebelum Engkau Tidur
* UCOK = Uang Cukup Ongkos Kurang
* Ber 2 1 7 an > Berdua satu tujuan
* WWW. A P KT NTE AJ.COM > WWW. Ape kate ente aje.COM
* NEW FEAR THE ME IS 3 > Nyupir demi istri
* AN 3 DIS > Anti gadis
* SO FEAR SHE N THINK > Sopir Sinting
* BE YOUNG CARE ROCK > Biang Kerok
* Alone By Must > Alon bae Mas
* Ma2ku 1/3 dis > Mamaku seperti gadis
* THE ME anak IS 3 > Demi anak istri
* CAN’T ARE ROCK > Ken Arok
* THONK HE LOVE > Thonk khilaf
* MER - 123 - LUCK > Mertua Galak
* Ora Sama Bin Lain > Osama Bin Laden
* JANDA BARU NENEN > Trayek Juanda - Ps.Baru - Senen
* JANDA 1/3 DIS > Janda seperti gadis
* Do Now Casino In Draw War Cop DKI > Dono Kasino Indro Warkop DKI
* MAN 7 jur > Mantu jujur
* On any book an plumb pleasant > Onani bukan pelampiasan
* Ja 500 Let > Jago Pelet
* Moe K Sue Fear 1/3 Rong > Muka Supir seperti garong
* Fuck Here Miss Kind!!! > Fakir Miskin
* JUM’AT KELABU ---> Trayek Ps.Jumat - Pd.Labu
* Q-Cay Was here ---> trus dibawahnya ditulis : kasian deh lo wasir.. ke dokter aja
* Rejekiku dari silitmu ----> Tulisan di truk sedot tinja MATSIBISHA
* SABAR MAS, URA SABAR MABUR.RO ---> Sabar mas kalo ga sabar terbang aja

Rabu, 11 Januari 2012

“Peranan Koperasi Dalam Pembangunan Nasional”

“Peranan Koperasi Dalam Pembangunan Nasional”

Pada masa sekarang ini secara umum koperasi mengalami perkembangan usaha dan kelembagaan yang meningkat tajam.Namun demikian, koperasi masih memiliki berbagai kendala untuk pengembanganya sebagai badan usaha.Hal ini perlu memperoleh perhatian dalam pembangunan usaha koperasi pada masa mendatang.

Peran koperasi dalam perekonomian indonesia paling tidak dapat dilihat dari:
1. Kedudukanya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor
2. .Penyedia lapangan kerja yang terbesar
3. Pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat
4. Pencipta pasar baru dan sumber inovasi, serta
5. Sumbanganya dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor.

Peran koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah sangat strategis dalam perekonomian nasional, sehingga perlu menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional pada masa mendatang.
Pemberdayaan koperasi secara terstruktur dan berkelanjutan diharapkan akan mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi tingkat pengganguran terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan, mendinamisasi sektor riil, dan memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat.pemberdayaan koperasi juga akan meningkatkan pencapaian sasaran di bidang pendidikan, keehatan, dan indikator kesejahteraan masyarakat indonesia lainya.
Sulit mewujudkan demokrasi yang sejati, jika terjadi ketimpangan ekonomi di masyarakat, serta sulit mewujudkan kedilan hukum jika ketimpangan penguasaan sumber daya produktif masih sangat nyata.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa peran koperasi menurut undang-undang No.25 tahun 1992 Pasal 4 antara lain:
• Membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota pada khususnya masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
• Berperan serta aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
• Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.
• Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Disamping itu fungsi koperasi adalah:
1. Sebagai urat nadi kegiatan perekonomian indonesia
2. Sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi indonesia
3. Untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara indonesia, dan
4. Memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi

Kegiatan usaha koperasi, merupakan penjabaran dari Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 1 bahwa koperasi berkedudukan sebagai soko guru perekonomian nasional, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional.Sebagai salah satu pelaku ekonomi, koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berusaha menggerakan potensi sumber daya manusia demi memajukan kesejahteraan anggota.

Karena sumber daya ekonomi tersebut terbatas dan dalam mengembangkan koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota, maka koperasi harus mampu bekerja seefesien mungkin dan menjalankan prinsip-prinsip serta kaedah ekonomi.
Pada dasarnya peranan koperasi dalam perekonomian indonesia adalah:

• Alat pendemokrasi ekonomi
• Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat
• Membantu pemerintah dalam mengelola cabang-cabang produksi yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak
• Sebagai soko guru perekonomian nasional indonesia (tiang utama pembangunan ekonomi nasional), serta
• Membantu pemerintah dalam meletakan fondasi perekonomian nasional yang kuat dengan menjalankan prinsip-prinsip koperasi indonesia

Koperasi sendiri masih punya kelemahan yaitu:
1. Bimbingan pemerintah membuat koperasi kehilangan jati diri
2. Kualitas sumber daya manusia masih rendah
3. Permodalan yang terbatas
4. Kurang profesionalnya para pengurus koperasi, serta
5. Kurang kompaknya kerjasama antar pengurus, pengawas dan anggota koperasi


Dengan demikian pembangunan koperasi perlu diteruskan, karena untuk mengatasi semua masalah yang muncul seperti masalah kemiskinan, jumlah pengangguran ayang semakin banyak.

Perkembangan koperasi secara nasional di masa akan datang diperkirakan menunjukan peningkatan yang signifikan namun masih lemah dalam secara kualitas.Untuk itu diperlukan komitmen yang kuat untuk membangun koperasi yang mampu menolong dirinya sendiri sesuai dengan jatidiri koperasi.Hanya koperasi yang berkembang melalui praktek melaksanakan nilai koperasi yang akan mampu bertahan dan mampu memberikan manfaat bagi anggotanya.Prospek koperasi pada masa yang akan datang dapat dilihat dari banyaknya jumlah koperasi, jumlah anggota dan jumlah manajer, jumlah modal, volume usaha dan besarnya SHU yang telah di himpun koperasi dan sanagt prosfektif untuk di kembangkan.

Karena pembangunan koperasi adalah memerlukan waktu panjang, konsistensi, komitmen, dan kesabaran yang cukup tinggi maka koperasi tidak bisa dibangun dalam waktu yang singkat, sehingga dengan begitu peranan koperasi dalam perekonomian di indonesia akan sangat mempengaruhi kualitas kehidupan yang lebih baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.

Minggu, 20 November 2011

TUGAS EKONOMI KOPERASI bulan ke-3

1. Bermacam-macam jenis Koperasi baik tingkat primer maupun tingkat sekunder mulai bermunculan pada era 1970-an,seperti:
1. Bank Umum Koperasi Indonesia (BUKOPIN)
2. Lembaga Jaminan Kredit Koperasi (LJKK)
3. Koperasi Asuransi Indonesia (KAI)
4. Koperasi Unit Desa (KUD)
5. Koperasi Jasa Audit
6. Koperasi Pembiayaan Indonesia (KPI)
7. Koperasi Distribusi Indonesia (KDI)

Koperasi Primer dan Sekunder
> Koperasi Primer
Koperasi primer adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang. Koperasi primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 orang. Yang termasuk dalam koperasi primer adalah:
a. Koperasi Karyawan
b. Koperasi Pegawai Negeri
c. KUD
> Koperasi Sekunder
Koperasi sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi. Koperasi sekunder dibentuk sekurang-kurangnya 3 koperasi. Yang termasuk dalam koperasi sekunder adalah:
a. Induk-induk koperasi


2. SUMBER-SUMBER MODAL KOPERASI

A. SUMBER-SUMBER MODAL KOPERASI (UU
NO. 12/1967)
• Simpanan Pokok
• Simpanan Wajib
• Simpanan Sukarela
• Modal Sendiri
B. SUMBER-SUMBER MODAL KOPERASI (UU No. 25/1992)
• Modal sendiri (equity capital)
• Modal pinjaman ( debt capital)

(UU No. 25/1992)
Modal sendiri (equity capital) , bersumber dari simpanan pokok anggota, simpanan wajib, dana cadangan, dan donasi/hibah. Modal pinjaman ( debt capital),bersumber dari anggota, koperasi lainnya, bank atau lembaga keuangan lainnya, penerbitan obligasi dan surat hutang
lainnya, serta sumber lain yang sah.

3.DISTRIBUSI CADANGAN KOPERASI
• Cadangan menurut UU No. 25/1992, adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisihan sisa
hasil usaha yang dimasukkan untuk memupuk modal sendiri dan untuk menutup kerugian koperasi bila
diperlukan.
• Sesuai Anggaran Dasar yang menunjuk pada UU
No. 12/1967 menentukan bahwa 25 % dari SHU yang diperoleh dari usaha anggota disisihkan untuk
Cadangan , sedangkan SHU yang berasal bukan dari usaha anggota sebesar 60 % disisihkan untuk
Cadangan.

Manfaat Distribusi Cadangan
• Memenuhi kewajiban tertentu
• Meningkatkan jumlah operating capital koperasi
• Sebagai jaminan untuk kemungkinan – kemungkinan rugi di kemudian hari Perluasan usaha